Senin, 20 Agustus 2018

Potensi Hutan,Kemaritiman dan Bahan Tambang Indonesia (IPS kls 7)

Potensi Sumber daya HUTAN
1.       Hasil hutan terbesar di Indonesia adalah: sumber kayu
2.       Jenis-jenis kayu yang memiliki nilai ekonomis:
Jenis Kayu
Daerah penghasil terbanyak
Kayu Keruing , Meranti , Agathis
Papua , Sulawesi , Kalimantan
Kayu Jati
Jawa tengah
Rotan
Kalimantan, Sumatera Utara,Sumatera Barat
Kayu Cendana
NTT
Kayu Rasamala , Akasia
Jawa Barat

3.       Jenis kayu yang dihasilkan Riau : Ramin ,Meranti ,Kulim
4.       Fungsi / manfaat hutan :
a)       Menyimpan air hujan
b)       Tempat hidup berbagai jenis flora dan fauna
c)       Mencegah erosi
d)       Menghasilkan oksigen
e)       Sumber kehidupan masyarakat
5.       Usaha-usaha dalam melestarikan hutan :
a.Tebang pilih
Tebang pilih dilakukan dengan memilih tanaman yang akan ditebang. Dipilih yang sudah tua. Penebangannya juga harus diberi jarak. Tidak satu lokasi ditebang semua.
b. Tebang tanam
Tebang tanam artinya setelah dilakukan penebangan pohon di hutan selalu diiringi dengan penanaman pohon baru. Dengan demikian kelestarian hutan tetap terjaga.
c. Mencegah penebangan liar
Penebangan liar sering dikenal dengan istilah illegal logging. Saat ini kasus penebangan liar semakin parah. Hutan-hutan di negara kita semakin menyempit. Untuk itu pengawasan harus dilakukan secara ketat. Pelaku penebangan liar juga harus dihukum karena telah merugikan negara.
d. Melakukan penghijauan
Penghijauan atau reboisasi merupakan upaya penanaman kembali hutan yang sudah gundul. Reboisasi sangat penting untuk mencegah kerusakan hutan dan 
bencana banjir dan tanah longsor.
6.  Hutan Hujan Tropis :  hutan berdaun lebar yang selalu hijau (evergreen) yang memiliki kerapatan yang tinggi
7. Hutan Mangrove atau Hutan Bakau : hutan yang tumbuh di air payau dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut .
 Terdapat didaerah : tepi pantai , muara sungai atau laguna.
  Air Payau : campuran antara air tawar dan air laut (air asin)
8. Fungsi Hutan Mangrove :
a)       Fungsi ekologis : sebagai tempat hidup binatang laut  dan melindungi pantai dari abrasi air laut.
Contoh : udang
b)       Fungsi ekonomis : kayunya sebagai bahan kayu bakar dan arang

Potensi Kemaritiman Indonesia
1.       Hasil ikan dilaut
Contoh : ikan pelagis , cakalang dan tuna
2.       Hasil budi daya ikan di daerah pesisir seperti menggunakan Tambak , contoh : Ikan Bandeng dan Udang
3.       Terumbu Karang dengan manfaatnya:
a.       Manfaat ekologis :
- sebagai pelindung pantai dan pesisir dari ombak besar
- sebagai sumber keanekaragaman hayati
- sebagai penunjang ekosistem laut
- untuk mengurangi dampak pemanasan global
b.       Manfaat ekonomis :
- sebagai obyek wisata bahari
- sebagai bahar dasar kosmetik dan obat
- sebagai media budidaya kekayaan laut
- sebagai pendukung mata pencaharian
c.        Manfaat sosial ekonomi :
- sebagai penunjang penelitian dan riset ekosistem laut
- sebagai tempat rekreasi masyarakat


Potensi Sumber Daya Tambang

 Lengkapi tabel dibawah ini!
Bahan Tambang
Daerah penghasil terbanyak
Minyak bumi dan Gas

Emas

Batu Bara

Aspal

Timah

Bauksit

Pasir Besi



Latihan :

1.       Jelaskan dampak  dan ciri-ciri iklim tropis di Indonesia ?
2.       Apa hasil tambang terbanyak di Riau ?
3.       Siapakah Menteri Kelautan Indonesia ?
4.       Apa yang dimaksud dengan Illegal Fishing ?
5.       Jelaskan syarat-syarat tumbuhnya terumbu karang !
6.       Apa yang dimaksud dengan Coral Bleaching ?
7.       Apa hasil perikanan di air payau ?


Selasa, 31 Juli 2018

Letak Indonesia IPS kls 7 Persiapan UH1

LETAK INDONESIA  IPS kls7
A.      LETAK ASTRONOMIS : letak  suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujur.
ü  Terletak antara : 6˚ LU - 11˚LS  dan 95˚BT - 141˚BT
ü  Wilayah Indonesia paling utara : di Pulau We
Wilayah Indonesia paling selatan : di pulau Rote
Wilayah Indonesia paling Barat : di Sabang ( Pulau We)
Wilayah Indonesia paling Timur : di Merauke
ü  Pengaruh letak astronomis :
1)      Indonesia beriklim tropis
2)      Ada 3 pembagian waktu : WIB ( Waktu Indonesia Barat) , WITA ( Waktu Indonesia bagian tengah ) , WIT ( Waktu Indonesia Timur). Selisih antara WIB,WITA dan WIT adalah  1 jam.
ü  Dampak positif letak astronomis bagi Indonesia:
1)      Menjadi paru-paru dunia ( karena hutannya banyak)
2)      Sinar matahari selalu ada sepanjang tahun
3)      Kaya akan ragam flora dan fauna
4)      Perbedaan siang-malam sama
ü  Dampak negatif letak astronomis bagi Indonesia :
1)      Rawan terhadap banjir /badai tropis
2)      Rawan terhadap perdagangan illegal

B.      LETAK GEOGRAFIS : letak suatu tempat sesuai dengan kenyataannya dipermukaan bumi.
ü  Terletak diantara 2 benua : Asia – Australia  dan 2 samudera yaitu: Samudera Hindia dan Samudera Pasifik
ü  Pengaruh letak geografis ( dampak positif) bagi Indonesia :
1)      Strategis dalam lalulintas pelayaran dan perdagangan internasional
2)      Menimbulkan iklim laut yang cocok untuk tanaman tropis
3)      Menimbulkan angin muson  yang baik untuk pertanian dan perkebunan
4)      Merupakan negara kepulauan yang kaya akan suku,bahasa  dll
ü Dampak ekonomi  dari letak geografis Indonesia :
o   Munculnya ekspor-impor dibidang perikanan
o   Budaya Indonesia dikenal seperti seni membatik
o   Daerah Indonesia terkenal sebagai daerah wisata dunia seperti Bali,Raja Ampat dll
ü Dampak negatif  letak geografis bagi Indonesia:
1)      Masuknya pengaruh  budaya asing
2)      Munculnya penyebaran narkoba,perdagangan manusia,penyelundupan  dll
ü Angin Muson : angin yang bertiup sepanjang tahun yang tiap 6 bulan berganti arah.
1)      Angin Muson Barat : bertiup bulan Oktober-April , Angin bertiup dari benua Asia-Australia dan mendatangkan hujan
2)      Angin Muson timur : angin bertiup bulan April – Oktober , dari benua Australia menuju ke utara Asia, mendatangkan musim panas/kemarau

C.      LETAK GEOLOGIS : letak suatu tempat berdasarkan susunan batuan yang ada pada bumi.
ü  Wilayah Indonesia merupakan bagian 2 rangkaian pegunungan : Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania
ü  Wilayah Indonesia terletak pada pertemuan lempeng Litosfer yaitu: Lempeng Eurasia,Lempeng Pasifik,Lempeng Hindia
ü  Wilayah Indonesia terletak ditiga daerah yaitu :
1)      Sunda Plat /Dangkalan Sunda : Laut Jawa,Selat Karimata , Laut Cina Selatan
2)      Sahul Plat/ dangkalan Sahul : Laut Arafuru dan sekitarnya
3)      Laut pertengahan Australia-Asiatis (bagian tengah) : perairan Maluku, Timor,Lombok,Sulawesi,Banda dan Sulu.


ü Pengaruh letak geologis ( dampak positif ) bagi Indonesia :
1)      Kaya akan bahan tambang
2)      Tanahnya subur
3)      Banyak sumber gas panas bumi
4)      Sebagi tempat wisata yang menarik

ü Dampak negatif letak geologis Indonesia :
1)      Rawan bencana alam seperti gempa bumi,letusan gunung api dll
2)      Terjadinya tanah longsor , tsunami

D.      BATAS INDONESIA
ü  Sebelah Utara: Malaysia,Singapura,Palau,Pilipina,Laut Cina Selatan
ü  Sebelah Selatan : Timor Leste,Australia,Samudera Hindia
ü  Sebelah Barat : Samudera Hindia
ü  Sebelah Timur : Papua Nugini dan Samudera Pasifik

E.       LUAS INDONESIA
ü  Luas daratan : 1.922.570 km persegi , Luas perairan : 3.257.483 km persegi
ü  Terdiri dari: 13.466 pulau
ü  Mempunyai garis pantai  terpanjang  : 99.030 km

F.       BATAS LAUT INDONESIA
ü  Batas laut teritorial : batas laut dengan jarak 12 mil dari garis dasar pantai
ü  Batas landas kontinen : batas laut lebih dari 200 mil

ü  Batas laut Zone Ekonomi Eksklusif : batasnya 200 mil dari garis dasar pantai

Jumat, 27 Juli 2018

IPS kls Letak Indonesia,Hutan dan SDA

LETAK INDONESIA , HUTAN dan SDA
Latihan Kelompok 1
Letak Geografis Indonesia
1.       Tuliskan pengertian letak geografis Indonesia
2.       Tuliskan 2 benua dan 2 samudera yang membatasi wilayah Indonesia
3.       Tuliskan batas utara,selatan,barat dan timur wilayah Indonesia Indonesia
4.       Jelaskan 3  keuntungan (dampak positif) letak geografis bagi Indonesia
5.       Tuliskan 2 dampak negatif letak geografis Indonesia !

Latihan Kelompok 2
Letak astronomis Indonesia
1.       Tuliskan pengertian letak astronomis Indonesia !
2.       Tuliskan batas wilayah Indonesia berdasarkan letak astronomis !
3.       Tuliskan  4 nama daerah Indonesia yang terletak paling utara, paling selatan,paling barat dan paling timur .
4.       Jelaskan 3  dampak positif letak astronomis Indonesia !
5.       Tuliskan 2 dampak negatif letak astronomis Indonesia !

Latihan Kelompok 3
Letak Geologis Indonesia.
1.       Tuliskan pengertian letak geologis Indonesia!
2.       Tuliskan 2 pegunungan muda  yang ada di wilayah Indonesia !
3.       Tuliskan 3 lempeng dunia /bumi yang ada di wilayah Indonesia !
4.       Jelaskan  2 keuntungan yang diperoleh Indonesia akibat dari letak geologis.
5.       Jelaskan  dampak negatif dari letak geologis Indonesia

Latihan Kelompok 4
 HUTAN
1.       Apa yang dimaksud Indonesia adalah paru-paru dunia ?
2.       Jelaskan manfaat atau fungsi hutan bagi kelangsungan kehidupan manusia !
3.       Apa yang dimaksud dengan Hutan Gambut ?
4.       Apa yang dimaksud dengan Hutan Mangrove?
5.       Tuliskan 2  usaha kita agar hutan Indonesia tetap terjaga dengan baik ?

Latihan Kelompok 5
Sumber Daya Alam (SDA)
a.       Tuliskan pengertian SDA yang dapat diperbaharui !
b.      Tuliskan contoh-contoh SDA yang dapat diperbaharui !
c.       Tuliskan pengertian SDA yang tidak dapat diperbaharui !
d.      Tuliskan bahan tambang yang dihasilkan oleh propinsi Riau!

e.      Tuliskan 2 usaha kita agar SDA dapat bertahan lama untuk kehidupan kita !

Sabtu, 21 Juli 2018

PETA,ATLAS dan GLOBE

Materi IPS kls 7 : PETA,ATLAS  dan GLOBE
SEJARAH PETA
Pertama kali dibuat oleh bangsa Babilonia berupa lempengan berbentuk tablet dari tanah liat sekitar 2300 SM. Pemetaan di jaman Yunani Kuno sangat maju pesat. Pada saat itu, Konsep dari Aristoteles bahwa bumi berbentuk bola bundar telah dikenal oleh para ahli filsafat (sekitar 350SM) dan mendapat kesepakatan dari semua ahli bumi. Sepanjang periode pertengahan. Peta-peta wilayah Eropa didominasi dengan cara pandang agama. Sementara itu, ilmu kartografi terus berkembang dengan lebih praktis dan realistis di wilayah Arab, termasuk daerah Mediterania. Tentu saja, cara pembuatan peta masih dilukis dengan tangan, dimana penyebarannya masih sangat dibatasi. Penemuan alat cetak pembuat peta semakin banyak tersedia pada abad 15. Peta pada mulanya dicetak menggunakan papan kayu yang sudah diukir berupa peta. Peta terus berkembang pada abad 17, 18, dan 19 secara lebih akurat dan nyata menggunakan metode-metode yang ilmiah.
Sekarang peta hampir digunakan di setiap lini kehidupan. Anda tahu GPS dalam ponsel pintar Anda? GPS adalah aplikasi berbasis tekhnologi peta. Titik berat penggunaan GPS adalah kemampuan memberikan data akurat tentang keberadaan dan fasilitas-fasilitas terdekat yang bisa dijangkau akan dapat diketahui dengan cepat.
Pengertian Peta.
Secara umum peta adalah gambaran secara menyeluruh mengenai permukaan bumi pada bidang datar dengan ukuran dan skala tertentu dan menggunakan suatu proyeksi yang telah ditentukan.

UNSUR – UNSUR PETA  :
1.       Judul Peta
2.       Petunjuk arah
3.       Skala peta
4.       Sumber dan tahun pembuatan
5.       Legenda Peta
6.       Garis astronomis
7.       Simbol peta
8.       Warna Peta
9.        Lettering
10.    Inset
Jenis-Jenis Peta
Peta dapat dibedakan menurut :
  1. Skala                                                                
  2. Isi
  3. Objek yang dipetakan
  4. Bentuknya.

FUNGSI PETA
1.   Menyimpan informasi
2.   Menunjukkan posisi atau lokasi tempat di permukaan bumi
3.   Mendeskripsikan bentuk dan pesebaran gejala di permukaan bumi
4.   Memperlihatkan ukuran luas dan jarak di permukaan bumi
5.   Menyajikan data tentang potensi suatu daerah
6.   Menggambarkan keadaan fisik suatu wilayah
7.   Menyajikan persebaran berbagai kenampakan social dan budaya
8.   Menjadi alat penganalisis dan perencanaan dari suatu daerah
9.   Mengetahui tingkat ketinggian maupun kemiringan suatu daerah
10. Menjelaskan suatu luas dari daerah tertentu pada permukaan bumi beserta fenomenanya
11. Menganalisis hubungan timbal balik antara fenomena alam dengan masyarakatnya

PERSYARATAN PETA
Agar peta dapat berfungsi dengan baik, maka harus memenuhi 3(tiga) syarat utama, yaitu:
1. Conform adalah bentuk-bentuk bidang daerah, pulau, benua yang digambar pada peta harus
    sesuai dengan bentuk aslinya.
2. Equivalent adalah daerah-daerah atau bidang-bidang yang digambarkan harus sama luas
    dengan apa yang ada di alam.
3. Equidistant adalah jarak-jarak yang digambarkan pada peta harus tepat perbandingannya
    dengan jarak yang sebenarnya.


Jenis Peta Berdasarkan skala

1. Peta Kadaster
(1:100 s.d. 1:5.000) Untuk menggambarkan peta tanah atau peta dalam sertifikat tanah.

2.Peta skala besar
(1:5.000 s.d. 1:250.000) Untuk menggambarkan daerah yang relatif sempit, misalnya kelurahan, kecamatan, dll.

3.Peta skala sedang
(1:250.000 s.d. 1:500.000) Untuk menggambarkan daerah yang agak luas, misalnya daerah provinsi, daerah kota.

4.Peta skala kecil
(1:500.000 s.d. 1:1.000.000). Untuk menggambarkan peta yang lebih luas, suatu negara

5.Peta skala geografis
(< 1:1.000.000) Untuk menggambarkan kelompok negara, benua, atau dunia.


JENIS PETA BERDASARKAN ISI

Peta
umum atau peta ikhtisar.
Peta yang menggambarkan suatu daerah di permukaan bumi secara umum.

Peta Topografi adalah peta yang menggambarkan bentuk relief/tinggi rendahnya dari permukaan bumi.

Peta Chorografi adalah peta yang menggambarkan daerah yang sangat luas, misalnya Negara, benua dan lain sebagainya.

Peta dunia adalah peta umum yang berskala kecil menggambarkan seluruh dunia.

Peta khusus atau peta tematik.
Peta yang menggambarkan satu atau dua kenampakan yang ada di permukaan bumi.

Contoh peta-peta tematik antara lain:

a.       Peta Pariwisata: menggambarkan sebaran daerah tujuan wisata atau fasilitas yang berkait dengan kegiatan pariwisata.
b.       Peta geologi, menerangkan struktur batuan dan sifatnya yang dapat mempengaruhi permukaan bumi.

c.       Peta irigasi, menggambarkan saluran irigasi dari suatu daerah. Biasanya disertai sungai dan waduk.

d.       Peta Transportasi, menggambarkan jalur-jalur lalu lintas baik darat, laut maupun udara



Jenis Peta berdasarkan objek yang dipetakan

Peta statis atau stationer
adalah peta yang menggambarkan keadaan yang relative tetap atau jarang berubah. Misalnya peta jenis tanah, peta administrasi suatu wilayah desa atau perkotaan dan peta geologi.

Peta dinamis adalah peta yang isinya menggambarkan keadaan yang dinamis atau cepat berubah. Misalnya peta transmigrasi, peta urbanisasi, peta tata guna lahan dan peta perencanaan wilayah kota.


Jenis Peta berdasarkan bentuk

Peta timbul (peta relief),
yaitu peta yang dibuat berdasarkan bentuk permukaan bumi yang sebenarnya.
Peta dasar (peta biasa), yaitu peta yang dibuat pada suatu bidang datar misalnya pada kertas.

Peta digital, yaitu peta yang dibuat dengan menggunakan computer. Peta digital ditayangkan melalui monitor computer atau layar televise.

A T L A S
Atlas adalah sekumpulan peta yang dijilid satu dalam bentuk buku dengan bahasa, simbol, dan proyeksi yang umumnya seragam

Syarat- syarat atlas
1.      Menggambarkan suatu daerah dengan data yang akurat
2.      Memiliki formulasi warna atau simbol lain yang tepat sehingga tampak menarik
3.      Menggunakan proyeksi peta tertentu yang disesuaikan dengan tujuan
4.      Memiliki atribut dan informasi yang lengkap

Jenis-jenis atlas
a.       Atlas nasional
b.      Atlas dunia
c.       Atlas semesta

Globe
Globe adalah model tiruan bola bumi yang memberikan gambaran tentang bentuk bumi, sehingga mendekati bentuk yang sebenarnya.


Menentukan Skala Peta  ( jarak sebenarnya dan jarak pada peta)


 Rumus :  Jarak sesungguhnya             =   Jarak pada Peta  / Skala
                                                                          

Berikut contoh menghitung jarak sebenarnya.
Pada sebuah peta berskala 1:10.000.000, jarak antara kota A dan kota B adalah 5 cm. Berapakah jarak sebenarnya antara kota A dan kota B?
Jawab:
Jarak sesungguhnya      = 5 cm / 1 : 10.000.000
= 5 cm × 10.000.000 / 1
= 50.000.000 cm
Jadi, jarak sesungguhnya antara kota A dan B adalah 50.000.000 cm atau 500 km.



Contoh menentukan Skala Peta
Jarak antara kota C dan kota D pada suatu peta adalah 8 cm. Jarak sebenarnya antara kota C dan kota D adalah 160 km. Berapakah skala peta tersebut berdasarkan satuan cm?
Jawab:
Skala = Jarak pada Peta : Jarak Sesungguhnya
= 8 cm : 160 km
= 8 cm : 160.000.000 cm
= 1 : 2.000.000
Jadi, skala peta tersebut adalah 1 : 2.000.000

Pesan Guru : Silakan baca , nanti dikelas kita diskusikan.!! 




            

Latihan materi SDA

SDA Indonesia ( sem genap)  Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia 1.        Pengertian SDA :....... 2.        Jenis-jenis SDA : a.       ...